Balikpapan, 24 Juni 2025 — Paguyuban Demak Kalijogo Balikpapan, Kalimantan Timur, menggelar audiensi dengan Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, MM, di Kantor Wakil Wali Kota. Pertemuan ini bertujuan memperkenalkan organisasi serta menjajaki kolaborasi untuk mendukung pembangunan kota secara berkelanjutan.
Audiensi dihadiri jajaran pengurus lengkap, antara lain Ketua Umum Noor Thoha, Pembina Adi Suhartoyo dan Kukuh Ribudiyanto, Wakil Ketua Muhamad Muclasin, Sekretaris Jenderal Ahmad Busri, Bendahara Umum Zanwar Al Murtadho, serta Ketua Bidang Humas Kustiyo bersama anggota Prasetya Enggar Giri dan Yustinus Eka Yudiana.
Perkuat Silaturahmi dan Pelestarian Budaya Jawa
Ketua Umum Paguyuban Demak Kalijogo, Noor Thoha, menyampaikan bahwa organisasi ini merupakan wadah warga Balikpapan yang berasal dari Demak, Jawa Tengah, beserta simpatisan dan kerabatnya.
“Visi utama kami adalah mempererat silaturahmi antaranggota, melestarikan budaya Jawa khususnya Demak, serta berkontribusi positif dalam pembangunan Kota Balikpapan,” jelas Noor Thoha.
Ia menambahkan, audiensi ini menjadi momentum untuk memperkenalkan visi, misi, dan program kerja Paguyuban kepada pemerintah kota. Termasuk di dalamnya rencana kegiatan sosial, budaya, dan pengembangan masyarakat yang diharapkan dapat selaras dengan program pemerintah daerah.
Respons Pemerintah Kota: Dorong Sinergi Positif
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyambut baik kehadiran Paguyuban Demak Kalijogo. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menyukseskan visi-misi pembangunan Kota Balikpapan periode 2025–2030.
“Kami ingin membuktikan janji pembangunan melalui kerja nyata. Kami juga berharap masyarakat turut menyebarkan informasi yang edukatif, serta menyampaikan kritik yang membangun, bukan sekadar keluhan,” ujar Bagus Susetyo.
Ia juga berpesan agar organisasi masyarakat seperti Paguyuban Demak Kalijogo tidak terlibat dalam politik praktis dan tetap fokus pada peran sosial budaya. Pemerintah, lanjutnya, membuka ruang seluas-luasnya untuk partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan.
Isu Prioritas: Lingkungan, Infrastruktur, dan Pendidikan
Dalam audiensi tersebut, Wakil Wali Kota juga memaparkan sejumlah isu strategis yang tengah menjadi prioritas, seperti penanganan banjir, penyediaan air bersih, dan peningkatan kualitas pendidikan.
Ia mengajak masyarakat agar aktif menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta mulai memilah sampah rumah tangga.
“Partisipasi masyarakat sangat penting, termasuk dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ayo mulai memilah sampah organik, plastik, hingga kaleng sejak dari rumah,” tegasnya.
Dukungan dan Doa untuk Balikpapan yang Lebih Baik
Menutup pertemuan, Bagus Susetyo menyampaikan apresiasi atas inisiatif Paguyuban Demak Kalijogo dan berharap organisasi ini dapat menjadi mitra strategis dalam menyukseskan program pembangunan kota.
“Kami mohon doa dan dukungan dari semua elemen masyarakat. Dengan kolaborasi dan pemahaman yang kuat terhadap tantangan teknis kota, kita bisa mewujudkan Balikpapan yang lebih baik,” tutupnya.














Comment