by

Pertamina Patra Niaga RU Balikpapan Borong Penghargaan Keselamatan Tingkat Nasional

BALIKPAPAN – Komitmen PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit (RU) Balikpapan dalam membangun budaya keselamatan kerja kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Dalam ajang 3rd OSH Asia Summit 2026 dan Indonesia Safety Excellence Award (ISEA) 2026, RU Balikpapan berhasil memborong sejumlah penghargaan bergengsi. Penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menempatkan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bagian penting dalam setiap proses bisnis.

Ajang yang diselenggarakan First Indonesia Magazine itu berlangsung di Prama Sanur Beach Hotel, Sanur, Bali.

General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU Balikpapan, Novie Handoyo Anto, mengatakan penghargaan yang diraih bukan sekadar pencapaian, melainkan cerminan konsistensi seluruh insan RU Balikpapan dalam menjadikan keselamatan sebagai nilai utama dalam bekerja.

“Penghargaan ini bukanlah tujuan akhir, tetapi menjadi pengingat bahwa budaya keselamatan harus terus kita rawat dan tingkatkan,” ujar Anto.

Menurutnya, keselamatan tidak cukup hanya dipahami sebagai pemenuhan standar dan prosedur. Lebih dari itu, keselamatan harus tumbuh dari kepedulian setiap pekerja, termasuk keberanian untuk saling mengingatkan ketika menemukan potensi risiko.

“Keselamatan bukan hanya tentang memenuhi standar atau prosedur, tetapi tentang bagaimana setiap insan memiliki kepedulian, keberanian untuk saling mengingatkan, dan kesadaran bahwa setiap keputusan yang kita ambil memiliki dampak terhadap diri sendiri, rekan kerja, keluarga, dan keberlangsungan operasi,” katanya.

Pada ajang ISEA 2026, RU Balikpapan meraih penghargaan bintang lima pada tiga kategori. Ketiganya yakni Best Safety Culture and Human Performance Award, Best Digital Safety Transformation Award, serta Best Predictive Safety System Excellence Award.

Penghargaan juga diberikan kepada jajaran pimpinan RU Balikpapan. Novie Handoyo Anto meraih The Best Leadership on OSH Culture, sedangkan Manager HSSE RU Balikpapan, Binsar Butar Butar, menerima penghargaan Excellence in Safety Culture Leadership.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga RU Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi dan komitmen seluruh fungsi di lingkungan perusahaan.

“Penghargaan Best of The Best ini menjadi kebanggaan bagi seluruh insan RU Balikpapan sekaligus menjadi pengingat bahwa budaya keselamatan dibangun melalui konsistensi dan kolaborasi,” kata Dodi.

Ia menjelaskan, setiap fungsi memiliki peran dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman. Mulai dari kepemimpinan, penerapan sistem dan teknologi, hingga kepedulian setiap individu untuk saling menjaga dan mengingatkan.

“Bagi kami, pencapaian ini bukan sekadar tentang penghargaan, tetapi tentang bagaimana budaya keselamatan terus hidup dalam setiap aktivitas dan menjadi bagian dari cara kita bekerja,” ujarnya.

Penguatan budaya keselamatan di RU Balikpapan juga terus dilakukan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan pendekatan human performance. Transformasi digital serta penerapan sistem keselamatan prediktif menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mengenali dan mengendalikan potensi risiko sebelum berkembang menjadi insiden.

Anto menegaskan, tujuan utama dari seluruh sistem keselamatan yang diterapkan perusahaan bukan semata-mata mengejar pencapaian angka kinerja, melainkan memastikan seluruh pekerja dapat kembali ke rumah dengan selamat.

“Yang paling penting adalah memastikan setiap orang pulang ke rumah dalam kondisi selamat. Karena di balik setiap angka keselamatan, ada manusia yang ditunggu keluarganya. Inilah makna keselamatan yang sesungguhnya dan menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Puncak pencapaian RU Balikpapan ditandai dengan diraihnya penghargaan Best of The Best – The Best Safety Performance Organization. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas performa keselamatan organisasi secara menyeluruh.

Rangkaian penghargaan itu sekaligus menunjukkan bahwa penerapan Safety, Health, Security & Environment (HSSE) di RU Balikpapan tidak lagi sekadar berorientasi pada kepatuhan terhadap prosedur.

Budaya keselamatan terus diarahkan menjadi bagian dari perilaku dan pengambilan keputusan sehari-hari. Ke depan, capaian tersebut menjadi dorongan bagi seluruh insan RU Balikpapan untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kompetensi, memanfaatkan teknologi, serta membangun sistem keselamatan yang semakin adaptif dan prediktif.

Dengan perpaduan kepemimpinan yang kuat, sistem yang andal, pemanfaatan teknologi, serta kepedulian setiap individu, RU Balikpapan menegaskan komitmennya untuk menjadikan keselamatan sebagai bagian tak terpisahkan dari setiap aktivitas operasional.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *