by

Gerindra Dorong Pemkot Balikpapan Tuntaskan Pembangunan RSSI Balikpapan Barat

BALIKPAPAN – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Balikpapan mendorong Pemerintah Kota Balikpapan segera melanjutkan dan menuntaskan pembangunan Rumah Sakit Sayang Ibu (RSSI) Balikpapan Barat yang sempat tertunda.

Juru Bicara Fraksi Gerindra, Siswanto Budi Utomo, menegaskan pembangunan RSSI merupakan langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Balikpapan.

“Kami mendorong Pemerintah Kota Balikpapan agar segera menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Sayang Ibu di Balikpapan Barat. Kehadiran rumah sakit ini sangat penting untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan medis,” kata Siswanto saat menyampaikan pendapat akhir fraksi dalam rapat paripurna DPRD terkait APBD 2025 dan hasil audit BPK RI, Senin (20/7/2026).

Menurut anggota DPRD dari Daerah Pemilihan Balikpapan Selatan tersebut, keberadaan RSSI nantinya akan membantu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang selama ini terpusat di wilayah tertentu.

“Pembangunan RSSI akan memberikan pemerataan layanan kesehatan, sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih mudah dan cepat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” ujarnya.

Siswanto juga mengingatkan bahwa pembangunan fisik rumah sakit harus diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) kesehatan agar pelayanan dapat berjalan optimal setelah rumah sakit beroperasi.

“Pemkot juga harus berkomitmen menyiapkan SDM yang memadai. Jangan sampai bangunan rumah sakit sudah selesai, tetapi tenaga kesehatan dan fasilitas pendukungnya belum siap,” tegasnya.

Selain menyoroti sektor kesehatan, Fraksi Gerindra turut mengapresiasi capaian Pemerintah Kota Balikpapan yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Kami memberikan apresiasi atas raihan opini WTP. Namun perlu dipahami bahwa WTP bukanlah tujuan akhir pengelolaan keuangan daerah,” ungkap Siswanto.

Ia menegaskan, pengelolaan APBD yang baik harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya.

“Yang paling penting adalah bagaimana APBD dikelola secara akuntabel, efektif, dan mampu meningkatkan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat Kota Balikpapan,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *