BALIKPAPAN – Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Puryadi, menyoroti kondisi drainase yang mengalami kerusakan di kawasan Jalan RE Martadinata. Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan segera melakukan perbaikan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Menurut Puryadi, ambruknya penutup drainase yang terbuat dari besi diduga disebabkan konstruksi yang tidak sesuai standar mutu. Akibatnya, struktur tersebut tidak mampu menahan beban kendaraan yang melintas.
“Terlihat penutup drainase ambruk. Kemungkinan pemasangan dan pengecorannya tidak dilakukan dengan baik, sehingga kualitasnya tidak sesuai harapan dan tidak kuat saat dilewati kendaraan,” kata Puryadi, Senin (27/7/2026).
Ia menjelaskan, kerusakan drainase juga dipicu kondisi tanah timbunan yang mengalami penambahan beban saat hujan. Hal tersebut menyebabkan dinding drainase ambruk dan menimbulkan lubang di beberapa bagian.
“Kondisi drainase mulai turun. Salah satu penyebabnya karena tanah timbunan mendapat tambahan beban akibat hujan sehingga dinding drainase ambruk dan berlubang di beberapa sisi,” ujarnya.
Puryadi mengingatkan para pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, untuk lebih berhati-hati saat melintasi ruas Jalan Martadinata. Pasalnya, jalur tersebut memiliki karakteristik turunan, tanjakan, serta tikungan yang cukup rawan kecelakaan.
“Pengguna kendaraan harus ekstra waspada. Jalan Martadinata memiliki turunan, tanjakan, dan belokan yang cukup berisiko. Kondisi drainase yang rusak tentu menambah potensi bahaya bagi pengendara,” tegasnya.
Politisi yang berasal dari daerah pemilihan Balikpapan Utara itu menilai perbaikan drainase harus menjadi prioritas. Mengingat ruas jalan tersebut merupakan akses penting yang setiap hari digunakan oleh pelajar, pekerja, dan masyarakat umum.
“Jangan sampai menunggu ada korban baru dilakukan perbaikan. Saya meminta DPU segera mengambil langkah penanganan agar keselamatan pengguna jalan dapat terjamin,” pungkasnya.














Comment