Status Lahan SD Negeri 024 Sumber Rejo Masih Menuai Polemik, DPRD Balikpapan Angkat Bicara
Poskotabesar.Balikpapan, 23/9– Polemik status lahan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 024 Sumber Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, kembali mencuat. Mantan Ketua RT 017, Ambo Tuwo, menegaskan bahwa sekolah tersebut berdiri di atas tanah milik warga yang hingga kini belum memiliki kejelasan legalitas sejak pertama kali dibangun pada 2012 lalu.
Ambo menyebut, lahan seluas kurang lebih 5.625 meter persegi itu merupakan bagian dari tanah peninggalan orang tua ahli waris Kisnawati, kelahiran Tawao, yang dulunya mencapai lebih dari 3 hektare. Sebagian lahan sudah dibagikan kepada tetangga dan keluarga, sementara sisanya kini ditempati bangunan sekolah.
“Awalnya kami memahami karena ini untuk kepentingan pendidikan. Namun setelah dilakukan pembangunan bertingkat, kami berharap ada kejelasan dari pemerintah,” ujar Ambo.
Meski demikian, kegiatan belajar mengajar di SDN 024 Sumber Rejo tetap berjalan normal. Namun, absennya kejelasan status hukum lahan sekolah tersebut mendapat sorotan dari Komisi I DPRD Kota Balikpapan.
Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama ahli waris, Camat Balikpapan Tengah, Lurah Sumber Rejo, Bagian Aset BPKAD, serta sejumlah anggota dewan, Komisi I menyesalkan kinerja Pemkot Balikpapan yang dianggap lalai menyelesaikan persoalan ini.
“Kami meminta Pemkot Balikpapan segera menuntaskan permasalahan ini, apalagi kegiatan di atas lahan tersebut menyangkut dunia pendidikan,” tegas anggota Komisi I, Andi Arif Agung, didampingi Yono Suherman dan anggota lainnya.
Ahli waris juga menegaskan, apabila rencana hibah lahan tidak ditindaklanjuti, maka mereka akan menarik kembali hak atas tanah tersebut.
Hingga rapat berakhir, belum ada solusi konkret terkait tindak lanjut baik dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) maupun dari penyelenggara IMTN di Kecamatan Balikpapan Tengah.
Pihak redaksi masih berupaya menghubungi Dinas Pendidikan Kota Balikpapan dan Pemerintah Kota Balikpapan untuk memperoleh tanggapan resmi terkait masalah ini.Junaidi














Comment