BALIKPAPAN – Tumpukan kabel milik sejumlah provider telekomunikasi yang semrawut di sejumlah ruas jalan Kota Balikpapan menjadi sorotan DPRD Kota Balikpapan. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Baharuddin Daeng Lalla, meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) segera mengambil langkah untuk menangani persoalan tersebut.
Salah satu kondisi yang menjadi perhatian berada di kawasan pertigaan Kampung Pelajar, Gunung Pasir. Di lokasi tersebut, tiang penyangga kabel terlihat mulai miring dan condong ke bawah akibat banyaknya kabel yang menumpuk.
“Hal ini tentu sangat berbahaya. Tiang penyanggahnya sudah terlihat miring atau condong ke bawah akibat beban tumpukan kabel. Kondisi seperti ini berpotensi memicu kecelakaan,” ujar Baharuddin Daeng Lalla usai mengikuti rapat paripurna DPRD Kota Balikpapan, Senin (14/9/2026).
Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu mendorong Diskominfo dan Dishub untuk segera berkoordinasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) guna memastikan kepemilikan serta tanggung jawab penanganan kabel-kabel tersebut.
Menurutnya, koordinasi diperlukan karena kabel yang terpasang pada satu tiang berasal dari sejumlah provider yang berbeda.
“Diskominfo dan Dishub perlu berkoordinasi dengan APJATEL untuk memastikan kabel-kabel itu milik siapa dan bagaimana langkah penanganannya. Jangan sampai dibiarkan terus hingga akhirnya membahayakan masyarakat,” tegasnya.
Baharuddin mengatakan, DPRD Kota Balikpapan melalui Komisi III sebelumnya telah melakukan kajian terkait penataan jaringan utilitas, termasuk rencana penanaman kabel optik di bawah tanah melalui program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT).
Langkah tersebut dinilai menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mengurangi keberadaan kabel yang semrawut dan bertumpuk di tiang-tiang sepanjang ruas jalan Kota Balikpapan.
“Ke depan kita berharap Balikpapan bisa bebas dari kabel-kabel yang berkeliaran di atas tiang penyangga. Selain berpotensi membahayakan, kondisi ini juga membuat estetika kota menjadi kurang nyaman dilihat,” pungkas Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan Balikpapan Barat tersebut.













Comment