by

Perkuat Kesiapsiagaan Warga, Pertamina EP Bunyu Field Sosialisasikan Pencegahan Karhutla

-Nasional-
Post View : 8

BUNYU – PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field bersama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Nunukan Company memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi pencegahan dan kesiapsiagaan karhutla yang digelar di Balai Pertemuan Umum Desa Bunyu Barat, Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan melibatkan pemerintah kecamatan dan desa, aparat keamanan, kepala RT, Taruna Siaga Bencana (Tagana) hingga kelompok masyarakat. Pelibatan masyarakat hingga tingkat lingkungan dinilai penting karena warga menjadi pihak yang paling dekat dengan kondisi lingkungan sehari-hari.

Selain edukasi, peserta juga mendapatkan masker dan vitamin sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan masyarakat.

Senior Manager Bunyu Field, Ruri Heriandi, mengatakan pencegahan karhutla tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan sinergi antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat.

“Pencegahan karhutla harus menjadi upaya bersama. Dibutuhkan sinergi yang baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat untuk membangun kesiapsiagaan sejak dini,” ujar Ruri.

Menurutnya, sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus koordinasi dalam menghadapi potensi karhutla.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat koordinasi agar upaya pencegahan dapat dilakukan secara efektif,” tambahnya.

Superintenden HSSE PEP Bunyu, MM Sidik Mangkualam, yang menjadi salah satu narasumber, memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali potensi bahaya, membangun perilaku aman serta mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat.

“Kesiapsiagaan perlu dibangun sebelum kondisi darurat terjadi. Pemahaman mengenai keselamatan dan respons awal diharapkan dapat membantu masyarakat maupun pemangku kepentingan mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi potensi bahaya,” jelas Sidik.

Materi sosialisasi juga disampaikan BPBD Tarakan dan Pemerintah Kecamatan Bunyu. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai faktor risiko karhutla, langkah pencegahan, kesiapsiagaan hingga tindakan awal yang dapat dilakukan ketika menemukan potensi kebakaran.

Kepala Desa Bunyu Barat, Suhadi, mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Pertamina bersama pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

“Materi yang diberikan sangat relevan dengan kondisi saat ini, sehingga kami menjadi lebih memahami apa yang harus dilakukan apabila menemukan potensi kebakaran,” kata Suhadi.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan masyarakat di tingkat desa maupun lingkungan.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan semakin memperkuat kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan Pertamina,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, PEP Bunyu Field dan PHE Nunukan Company mendorong keterlibatan masyarakat hingga tingkat desa dan RT dalam mengenali risiko, melakukan pencegahan, serta mengambil langkah cepat dan tepat sejak dini terhadap potensi karhutla.

PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field merupakan bagian dari Zona 10 Subholding Upstream Regional 3 Kalimantan yang berada di bawah PT Pertamina Hulu Indonesia. Bersama SKK Migas, PEP Bunyu Field menjalankan kegiatan usaha hulu migas dengan mengedepankan aspek keselamatan, efisiensi, keandalan, kepatuhan dan kelestarian lingkungan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *