MAKKAH – 21 November 2025 – Suasana haru dan rasa syukur menyelimuti perjalanan Jamaah Umrah Wahyu Abadi Wisata saat rombongan resmi bertolak dari Madinah menuju Makkah pada Kamis, 20 November 2025. Setelah lima hari melaksanakan rangkaian ibadah di Kota Madinah, para jamaah kini memasuki fase yang paling dinantikan, yakni menuju langsung ke Kota Makkah Al-Mukarramah, pusat spiritual umat Islam dan tempat berdirinya Ka’bah, kiblat seluruh muslim di dunia.
Rombongan berangkat pada pukul 10.00 waktu setempat menggunakan kereta cepat, moda transportasi modern yang dipilih untuk memberikan kenyamanan maksimal. Perjalanan dua jam tersebut berlangsung lancar dan menjadi pengalaman baru bagi sebagian besar jamaah, yang merasa terbantu dengan fasilitas yang nyaman serta perjalanan yang lebih singkat dibandingkan transportasi darat biasa.
Muthowif Wahyu Abadi Wisata, Ustadz Rizky Daulay, mengungkapkan bahwa pilihan perjalanan dengan kereta cepat merupakan bagian dari komitmen pelayanan terbaik bagi jamaah.
“Kami ingin jamaah tetap dalam kondisi fisik yang prima karena rangkaian ibadah di Makkah membutuhkan energi dan kekuatan yang cukup. Pemilihan kereta cepat sejalan dengan arahan CEO PT Wahyu Abadi Wisata, H. Ir. Ahmad Basir, yang selalu menekankan bahwa kenyamanan dan kesehatan jamaah adalah prioritas utama selama pelaksanaan manasik,” jelasnya.
Setibanya di Makkah, jamaah Wahyu Abadi Wisata dijadwalkan menetap selama lima hari. Mereka menempati Hotel Hilton Convention, salah satu akomodasi strategis yang berjarak sekitar 400–500 meter dari Masjidil Haram. Lokasi ini memberikan kemudahan bagi jamaah untuk mengakses masjid setiap waktu, terutama untuk salat berjamaah dan aktivitas ibadah lainnya.
Para jamaah memasuki hotel dengan rasa haru dan semangat yang besar. Beberapa jamaah terlihat meneteskan air mata ketika pertama kali menyaksikan cahaya Kota Makkah dari kejauhan—sebuah momen yang telah mereka nantikan dan doakan selama bertahun-tahun.
Pada malam sebelumnya, sekitar pukul 23.00 waktu setempat, jamaah telah melaksanakan ibadah umrah perdana. Prosesi dimulai dengan niat dan ihram sejak masih berada di Bir Ali, disusul dengan thawaf, sai di antara Bukit Safa dan Marwah, serta ditutup dengan tahallul. Suasana penuh kekhusyukan terasa di setiap tahapan ibadah, dengan lantunan doa dan takbir yang menggema dari setiap jamaah.
Sejumlah jamaah mengaku bahwa momen ibadah perdana di Masjidil Haram menjadi pengalaman spiritual yang luar biasa.
“Rasanya seperti mimpi. Bertahun-tahun saya menabung dan berdoa, dan hari ini Allah izinkan saya mencium harum Tanah Suci. Semoga Allah menerima semua ibadah kami,” ujar salah satu jamaah dengan mata berkaca-kaca.
Mulai hari ini, seluruh rangkaian ibadah akan dijalankan secara bertahap, menandai babak penting dalam perjalanan spiritual jamaah Wahyu Abadi Wisata di Kota Makkah.
Dengan penuh harapan, jamaah berdoa agar seluruh proses ibadah berjalan lancar hingga kembali ke Tanah Air dengan membawa predikat umrah makbul dan perubahan diri yang lebih baik.














Comment