Balikpapan – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata. PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balikpapan mendukung kegiatan bakti sosial operasi celah bibir dan lelangit gratis dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-39 Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB), yang digelar di Auditorium RSPB, Sabtu (26/4/2026).
Program kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Kalimantan Timur, serta Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (PABMI).
Sebanyak 15 pasien dari Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan sejumlah wilayah lainnya mendapatkan layanan operasi secara gratis. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan layanan medis, tetapi juga membawa harapan baru bagi anak-anak yang selama ini hidup dengan keterbatasan akibat kelainan bawaan.
Komitmen Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata
Area Manager Communication, Relations & CSR PT PPN Kilang Balikpapan, Dodi Yapsenang menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
“Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup pasien sekaligus menghadirkan senyum dan harapan baru, khususnya bagi anak-anak. Ini juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Direktur RSPB, Muhammad Ahsan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan penanganan medis khusus.
“Melalui operasi ini, kami ingin membantu anak-anak agar dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan percaya diri,” katanya.
Kegiatan ini tidak berhenti pada tindakan operasi semata. Tim medis yang terdiri dari dokter spesialis bedah mulut dan maksilofasial, dokter anestesi, serta tenaga kesehatan lainnya juga melakukan skrining awal, pemeriksaan kesehatan, edukasi kepada orang tua, hingga pendampingan pasca operasi.
Ketua PDGI Kalimantan Timur, Muhammad Husdiari, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang terjalin. Ia menilai kegiatan ini penting mengingat kasus celah bibir masih cukup tinggi di daerah tersebut.
“Selain memperbaiki kondisi fisik, kegiatan ini juga berdampak pada psikologis anak, sehingga mereka bisa tumbuh dengan lebih percaya diri,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan Pengurus Pusat PABMI, Syarifah Nova Amiza Zam, menekankan pentingnya keberlanjutan program serupa, terutama untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar semakin banyak pasien yang terbantu,” ungkapnya.
Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan, dari sekitar 67 ribu kelahiran setiap tahun, terdapat sekitar 150 kasus celah bibir. Angka ini menjadi pengingat bahwa penanganan berkelanjutan masih sangat dibutuhkan.
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan selama kehamilan guna meminimalkan risiko kelainan pada bayi.
Apresiasi dan Harapan untuk Masa Depan
Pemerintah Kota Balikpapan turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Asisten III Bidang Administrasi Umum, Andi Sri Juliarty, menilai kolaborasi ini memiliki nilai kemanusiaan yang tinggi.
“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Pertamina bersama para mitra tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga membuka jalan bagi masa depan yang lebih baik. Senyum yang kembali terukir di wajah para pasien menjadi bukti bahwa kepedulian mampu menghadirkan perubahan nyata.








Comment