BALIKPAPAN – Grand City Balikpapan terus memperkuat konsep smart township dengan memanfaatkan teknologi digital untuk menghadirkan layanan kawasan yang lebih mudah, cepat, praktis, dan terintegrasi bagi penghuni.
Pengembangan tersebut dilakukan Sinar Mas Land melalui implementasi aplikasi OneSmile yang menjadi salah satu platform digital untuk mengakses berbagai informasi dan layanan kawasan dalam satu aplikasi.
Sejak Juli 2026, OneSmile mulai diterapkan di Grand City Balikpapan. Pada tahap awal, aplikasi tersebut menyediakan layanan informasi tagihan air dan Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL).
Melalui fitur tersebut, penghuni dapat melihat detail tagihan sekaligus memantau riwayat pembayaran secara digital tanpa harus melalui proses layanan secara konvensional.
CEO East Indonesia Sinar Mas Land, Franky Najoan, mengatakan digitalisasi menjadi bagian penting dalam pengembangan Grand City Balikpapan sebagai kawasan hunian modern.
“Transformasi digital merupakan bagian penting dari pengembangan Grand City Balikpapan sebagai kawasan hunian modern. Melalui pemanfaatan teknologi, kami ingin menghadirkan layanan yang lebih mudah diakses, efisien, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh penghuni,” kata Franky, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, implementasi OneSmile merupakan salah satu langkah konkret untuk meningkatkan kenyamanan penghuni sekaligus membangun pola komunikasi yang lebih efektif antara pengelola kawasan dan masyarakat.
“Digitalisasi layanan ini juga diharapkan dapat menciptakan komunikasi yang lebih efektif antara pengelola kawasan dan penghuni, sehingga kebutuhan layanan dapat ditangani secara lebih praktis dan responsif,” ujarnya.
Franky menambahkan, pemanfaatan teknologi tersebut sejalan dengan visi Grand City Balikpapan sebagai smart township yang mengusung konsep one-stop living.
Sementara itu, CEO OneSmile Yohanes Zega mengatakan, pengembangan platform tersebut tidak terlepas dari pengalaman implementasi OneSmile di BSD City sejak 2021.
“Setelah sukses dihadirkan di BSD City sejak 2021 lalu, OneSmile terus berkembang dalam mendukung kebutuhan masyarakat melalui layanan digital yang terintegrasi. Pengalaman tersebut menjadi landasan bagi kami untuk memperluas pemanfaatan OneSmile ke Grand City Balikpapan,” kata Yohanes.
Ia menjelaskan, kehadiran OneSmile di Grand City Balikpapan tidak hanya berfungsi untuk kebutuhan pembayaran dan informasi tagihan. Penghuni juga dapat memperoleh berbagai informasi mengenai kawasan hingga menikmati promo dari sejumlah merchant.
“Dengan hadirnya OneSmile, penghuni dapat lebih mudah mengakses berbagai informasi dan layanan, mulai dari berita terkini seputar Balikpapan hingga promo khusus dari merchant,” jelasnya.
Yohanes mengungkapkan, pengembangan fitur OneSmile di Grand City Balikpapan akan terus dilakukan. Dalam waktu dekat, aplikasi tersebut juga akan diintegrasikan dengan fasilitas clubhouse serta menghadirkan fitur-fitur lain yang disesuaikan dengan kebutuhan penghuni.
“Ke depannya, kami berharap OneSmile dapat terus menjadi mitra digital bagi masyarakat sekaligus mendukung transformasi kota mandiri lainnya yang dikembangkan Sinar Mas Land,” tegasnya.
Grand City Balikpapan sendiri berdiri di atas lahan lebih dari 250 hektare. Kawasan tersebut dikembangkan Sinar Mas Land sebagai township development pertama sekaligus terbesar di Kalimantan Timur.
Hingga saat ini, Grand City Balikpapan telah memiliki 11 klaster residensial dengan total sekitar 1.500 unit hunian. Kawasan tersebut telah menjadi tempat tinggal bagi hampir 2.000 jiwa.
Pengembangan Grand City Balikpapan juga dinilai semakin strategis seiring meningkatnya peran Kalimantan Timur dalam pembangunan nasional dan pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sebagai salah satu pusat aktivitas dan konektivitas di Kalimantan Timur, Balikpapan memiliki peluang pertumbuhan kawasan hunian yang semakin besar. Kondisi tersebut turut mendorong kebutuhan terhadap lingkungan tempat tinggal yang tidak hanya nyaman, tetapi juga mampu memberikan layanan yang terintegrasi.
Sinar Mas Land pun terus mendorong transformasi digital di berbagai proyek township yang dikembangkan di Indonesia.
Transformasi tersebut mencakup pengembangan infrastruktur dan layanan berbasis teknologi, mulai dari jaringan fiber optic, pemantauan lalu lintas melalui traffic command center, hingga dukungan sarana transportasi publik yang terintegrasi.
Melalui pengembangan tersebut, konsep smart township tidak hanya diarahkan pada penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi mampu memberikan kemudahan dalam aktivitas sehari-hari dan meningkatkan pengalaman tinggal masyarakat.














Comment