BALIKPAPAN – Komisi IV DPRD Kota Balikpapan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah sekolah guna memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 berjalan transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, menegaskan langkah tersebut merupakan bentuk pengawasan sekaligus komitmen DPRD dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak di Kota Balikpapan.
“Kami ingin memastikan seluruh siswa yang dinyatakan diterima memang sesuai dengan mekanisme dan nilai yang telah ditetapkan oleh masing-masing sekolah. Transparansi harus menjadi prioritas agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” ujar Gasali, Kamis (9/7/2026).
Politikus Partai Golkar itu menilai keterbukaan data dalam proses penerimaan siswa baru sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan yang dijalankan pemerintah.
“SPMB harus berjalan secara transparan, terukur, dan akuntabel. Jangan sampai ada persoalan yang muncul karena masyarakat merasa tidak mendapatkan informasi yang jelas,” tegasnya.
Menurut Gasali, DPRD mendukung penuh upaya Pemerintah Kota Balikpapan dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Namun, pengawasan tetap diperlukan agar seluruh proses berjalan sesuai aturan dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh calon peserta didik.
Sebagai bentuk pengawasan, Komisi IV DPRD Balikpapan juga meminta pihak sekolah menyerahkan data siswa yang telah diterima melalui jalur SPMB 2026.
“Kami meminta data penerimaan siswa sebagai bahan evaluasi. Tujuannya bukan mencari kesalahan, tetapi memastikan proses ini berjalan baik dan menjadi perbaikan untuk penyelenggaraan pendidikan ke depan,” katanya.
Gasali berharap pelaksanaan SPMB tahun ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat sistem pendidikan yang lebih terbuka, objektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Yang terpenting adalah memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan yang layak. Itu yang menjadi fokus dan komitmen kami di DPRD,” tutupnya.








Comment