BALIKPAPAN – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur periode 2026–2031 resmi dikukuhkan di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Selasa (10/2). Pengukuhan ini menjadi titik awal konsolidasi PKB Kaltim dalam menghadapi Pemilu 2029.
Ketua DPW PKB Kaltim terpilih, Safruddin, menegaskan bahwa politik tidak sekadar soal kemenangan elektoral, tetapi harus bermuara pada kesejahteraan rakyat.
“Tugas politisi memang memenangkan pemilu, tetapi tugas negarawan adalah mewujudkan kesejahteraan rakyat. Pemimpin harus dipahami sebagai pelayan rakyat, bukan untuk dilayani,” tegas Safruddin.
Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur itu juga mengingatkan pesan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar agar seluruh kader menjadi pejuang politik, bukan sekadar pekerja politik.
“Pejuang politik bekerja setiap saat untuk rakyat. Sementara pekerja politik hanya hadir menjelang pemilu. PKB harus konsisten hadir di tengah masyarakat, kapan pun dan di mana pun,” ujarnya.
Safruddin menyoroti masih tingginya angka kemiskinan di Kalimantan Timur yang mencapai sekitar 202 ribu jiwa pada 2025. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan belum selarasnya kekayaan sumber daya alam dengan kesejahteraan masyarakat.
“Kekayaan SDA belum berbanding lurus dengan kemakmuran warga. Tugas besar PKB adalah memastikan kebijakan politik benar-benar berdampak langsung pada kehidupan rakyat,” katanya.
Ia menegaskan PKB Kaltim berkomitmen memangkas jarak dengan masyarakat dan tampil sebagai solusi atas persoalan ekonomi, sosial, serta ketimpangan pembangunan.
Sementara itu, perwakilan DPP PKB Saiful Huda menyatakan pengukuhan DPW PKB Kaltim bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal penguatan peran partai di tengah tantangan global.
“PKB adalah solusi bangsa. Kita membutuhkan kader yang berpikir melampaui pemilu. Visi kita jangka panjang, tetapi langkah kita harus konkret dan menyentuh rakyat,” ujar Saiful.
Ia juga menekankan pentingnya disiplin manajemen organisasi agar mesin partai tetap bergerak hingga tingkat bawah.
“Partai harus hidup setiap waktu, tidak hanya aktif saat kontestasi politik,” tandasnya.








Comment