BALIKPAPAN – Pembangunan median jalan di sejumlah ruas Kota Balikpapan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan lalu lintas dan wajah kota. Salah satu proyek yang saat ini berjalan adalah pemasangan median beton di sepanjang Jalan Ahmad Yani yang menggantikan median lama.
Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Baharuddin Daeng Lalla, menilai pembangunan median jalan merupakan langkah penting untuk mengatur arus kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Median jalan berfungsi sebagai pemisah fisik arus lalu lintas yang berlawanan. Ini bagian dari penataan kota agar lalu lintas lebih tertib dan pengguna jalan merasa lebih aman,” ujar Daeng Lalla usai mengikuti rapat paripurna DPRD Balikpapan, Senin (13/7/2026).
Politikus Partai Nasdem tersebut menegaskan bahwa pembangunan median jalan telah melalui kajian teknis dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (DPU).
“Keputusan pembangunan median jalan tentu tidak dilakukan sembarangan. Semua sudah melalui kajian dan pertimbangan teknis dari DPU sebagai instansi yang berwenang,” katanya.
Meski demikian, Daeng Lalla menilai keberadaan median jalan bukanlah solusi tunggal untuk mengatasi seluruh persoalan lalu lintas. Namun, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan kenyamanan dan keteraturan di jalan raya.
“Ini bukan solusi akhir, tetapi salah satu langkah penataan agar masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat bisa lebih nyaman saat berkendara,” jelasnya.
Selain berfungsi sebagai pemisah jalur, Daeng Lalla berharap median jalan yang telah dibangun dapat dipercantik dengan penanaman pohon maupun tanaman hias sehingga memberikan nilai estetika bagi kota.
“Setelah median beton selesai dipasang, saya berharap bisa ditanami pohon atau bunga. Selain mempercantik wajah Kota Balikpapan, juga membuat suasana jalan lebih teduh dan nyaman bagi pengguna jalan,” pungkas legislator dari Daerah Pemilihan Balikpapan Barat tersebut.








Comment