by

Yono Optimistis PAD Balikpapan Tembus Target, Asal Pengawasan Tidak Kendur

-DPRD Balikpapan-
Post View : 3

BALIKPAPAN, – Pemerintah Kota Balikpapan terus menggenjot berbagai strategi untuk mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 sebesar Rp1,4 triliun. Hingga pertengahan tahun, realisasi PAD disebut telah menunjukkan capaian yang cukup menggembirakan.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Yono Suherman mengungkapkan, hingga Juni 2026 realisasi PAD telah mendekati angka 65 persen dari target yang ditetapkan.

“Kalau melihat capaian sampai Juni, PAD kita sudah hampir 65 persen. Ini menjadi modal yang baik untuk mengejar target hingga akhir tahun,” kata Yono Suherman, Senin (13/7/2026).

Menurut politisi yang berasal dari Daerah Pemilihan Balikpapan Selatan tersebut, kunci pencapaian target PAD tidak hanya terletak pada besarnya potensi pendapatan, tetapi juga pada efektivitas pengawasan yang dilakukan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana OPD melakukan pengawasan di lapangan. Jangan hanya duduk di kantor, tetapi benar-benar turun untuk memastikan seluruh potensi pendapatan daerah bisa tergali secara maksimal,” tegasnya.

Yono menjelaskan, langkah optimalisasi PAD yang saat ini dilakukan Pemkot Balikpapan meliputi penagihan pajak yang lebih tegas, digitalisasi sistem layanan, hingga perluasan objek pajak yang dinilai masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran dan komitmen para wajib pajak dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami mendorong seluruh wajib pajak, baik perusahaan, pelaku usaha, restoran, hotel maupun tempat hiburan agar memiliki komitmen yang sama untuk membayar pajak sesuai ketentuan. Pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” ujarnya.

Yono optimistis target PAD sebesar Rp1,4 triliun dapat tercapai hingga akhir tahun. Namun, hal itu harus dibarengi dengan pengawasan yang konsisten dan kerja aktif OPD di lapangan.

“Saya optimistis target PAD tahun 2026 bisa tercapai. Syaratnya, pengawasan harus terus dilakukan dan potensi-potensi pendapatan yang ada benar-benar dijaga serta dimaksimalkan,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *