BALIKPAPAN, 1 Desember 2025 — Upaya menjaga ketahanan energi nasional kembali ditegaskan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan. Bersama Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman, perusahaan menggelar Apel Gelar Kesiapsiagaan Satgas Pengamanan Instalasi Strategis 2025, Senin pagi (1/12), tepat pukul 06.50 WITA di Halaman Kantor Besar PT KPI Unit Balikpapan.
Dalam amanat yang dibacakan Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli), Brigjen TNI Deni Sukwara, Pangdam VI/Mulawarman menegaskan bahwa keamanan aset energi adalah pertahanan strategis bangsa. Ia menyoroti bahwa profesionalisme, disiplin, dan koordinasi lintas instansi menjadi kunci mencegah potensi gangguan terhadap fasilitas energi nasional.
“Tugas pengamanan bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud pengabdian kepada bangsa dan negara. Gangguan sekecil apa pun terhadap infrastruktur energi dapat memberi dampak luas pada masyarakat, industri hingga daya saing nasional,” tegas Deni.
Apel berlangsung khidmat dan menghadirkan sekitar 150 personel dari unsur TNI, Polda Kaltim, Satpol PP, hingga pasukan security internal Pertamina. Sejumlah kendaraan taktis turut dikerahkan, seperti Rantis Komodo, Rantis PJD, ambulans RS Pertamina Balikpapan, serta unit pemadam kebakaran, menunjukkan kesiapan penuh dalam pengamanan objek vital nasional.
General Manager PT KPI Unit Balikpapan, Novie Handoyo Anto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur keamanan yang terlibat. Ia menegaskan bahwa sinergi dengan aparat TNI, Polri, dan pemerintah daerah merupakan fondasi menjaga kelancaran operasi energi nasional.
“Keamanan aset energi adalah prioritas utama kami. Dengan dukungan TNI, Polri, dan seluruh mitra strategis, operasional kilang dapat berjalan aman dan andal demi menjaga pasokan energi nasional,” ujar Anto.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, PT KPI Unit Balikpapan meneguhkan komitmen untuk menguatkan koordinasi dan respons cepat menghadapi potensi ancaman, memastikan operasional kilang berjalan tanpa hambatan sebagai penopang utama energi nasional.








Comment