BALIKPAPAN, 27 Februari 2026 – Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimaknai sebagai ruang refleksi dan penguatan nilai spiritual oleh jajaran manajemen PT Pertamina Patra Niaga melalui kegiatan Safari Ramadan di Masjid Jabal Rahmah.
Direktur Pemasaran Korporat PT PPN, Alimuddin Baso, menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wujud komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang berimbang antara kinerja dan nilai spiritual.
“Ramadan adalah momentum refleksi bagi kita semua. Di tengah dinamika industri energi yang penuh tantangan, kita harus tetap menjaga integritas, memperkuat kolaborasi, dan menanamkan nilai empati dalam setiap langkah kerja,” ujar Alimuddin.
“Perusahaan ingin tumbuh bersama masyarakat, menghadirkan energi yang tidak hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga mempererat kebersamaan.”
Kegiatan yang dihadiri jajaran Board of Directors (BOD), manajemen, pekerja, mitra kerja hingga masyarakat sekitar ini juga menghadirkan tausiyah dari Ustaz Abu Firdaus. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa produktivitas tidak boleh surut meski sedang berpuasa.
“Puasa bukan alasan untuk menurunkan produktivitas. Justru Ramadan melatih kita disiplin, jujur, dan sabar. Ketika bekerja dengan niat yang benar dan menjaga amanah, setiap langkah bernilai ibadah,” tuturnya.
Pesan senada disampaikan Anggota Komite BPH Migas, Eman Salman Arief. Ia mengingatkan pentingnya profesionalisme dalam menjaga ketahanan energi nasional.
“Setiap insan energi memegang amanah besar dalam menjaga ketahanan energi bangsa. Ramadan mengajarkan kita untuk bekerja dengan niat tulus, menjunjung integritas, dan memberi kontribusi terbaik bagi negara,” ungkap Eman.
Sebagai wujud kepedulian sosial, manajemen menyerahkan santunan kepada panti asuhan di Kota Balikpapan. Momen ini menjadi simbol bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari capaian bisnis, tetapi juga dari kebermanfaatan sosialnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR RU V Balikpapan, Dodi Yapsenang, menambahkan bahwa Safari Ramadan menjadi ruang engagement strategis antara perusahaan dan pemangku kepentingan.
“Ini bukan sekadar agenda tahunan. Ini ruang silaturahmi yang memperkuat hubungan harmonis antara manajemen, pekerja, mitra kerja, dan masyarakat,” ujarnya.
Safari Ramadan pun ditutup dengan doa bersama, memohon kelancaran operasional dan keberkahan dalam mendukung distribusi serta ketahanan energi nasional. Momentum ini diharapkan menjadi energi positif untuk memperkuat sinergi dan keberlanjutan perusahaan ke depan.
Safari Ramadan Pertamina: Energi untuk Negeri, Kepedulian untuk Sesama








Comment