BALIKPAPAN – Masjid Jami Assu’adaa di Jalan Blora RT 28 No. 37, Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Jumat (28/8/2026) malam.
Peringatan tersebut menjadi momentum bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus meningkatkan keteladanan terhadap akhlak, ajaran, dan perjuangan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Ratusan jemaah tampak memenuhi halaman Masjid Jami Assu’adaa untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Pengurus masjid menghadirkan KH Muhammad Zhofaruddin atau yang lebih dikenal dengan Guru Udin Samarinda sebagai penceramah.
Dalam ceramahnya, Guru Udin mengingatkan jemaah bahwa Maulid Nabi tidak sekadar menjadi tradisi tahunan. Lebih dari itu, peringatan tersebut harus menjadi kesempatan untuk kembali mengingat sosok Rasulullah SAW sebagai teladan bagi seluruh umat manusia.
“Maulid Nabi ini bukan hanya untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW pada 12 Rabiulawal. Tetapi bagaimana kita dapat meneladani akhlak, ajaran, dan perjuangan beliau dalam kehidupan kita,” ujar Guru Udin.
Gaya ceramah Guru Udin yang komunikatif dan diselingi humor membuat suasana peringatan Maulid berlangsung hangat. Jemaah yang hadir terlihat antusias menyimak ceramah hingga akhir.
Guru Udin juga mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa mengingat Rasulullah SAW serta menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW seharusnya tidak hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid, tetapi juga tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
“Jangan hanya kita memperingati Maulid Nabi setiap tahun, tetapi setelah itu kita lupa. Jadikan Rasulullah SAW sebagai figur dan suri teladan dalam kehidupan kita,” katanya.
Ia menambahkan, peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum untuk membuka hati dan pikiran agar umat Islam semakin memahami keteladanan Rasulullah SAW.
“Semoga peringatan Maulid Nabi ini dapat membuka hati dan pikiran kita, menjadi renungan bersama, sehingga Rasulullah SAW benar-benar kita jadikan sebagai suri teladan,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, pengurus Masjid Jami Assu’adaa berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu memperkuat kecintaan dan keteladanan masyarakat terhadap Rasulullah SAW.








Comment