by

PHKT Kenalkan Praktek Keselamatan Kerja Migas Ke Mahasiswa ITK

-Kota Balikpapan-
Post View : 7

BALIKPAPAN – Puluhan mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) mendapat kesempatan melihat langsung penerapan keselamatan kerja dalam aktivitas industri hulu minyak dan gas bumi melalui kunjungan industri ke PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT).

Kegiatan yang berlangsung di Pasir Ridge Community Center (PRCC), Balikpapan, Kamis (10/9), tersebut merupakan bagian dari program Industrial Safety Program for Innovation and Real Experience (INSPIRE) yang diinisiasi dosen dan mahasiswa Program Studi Rekayasa Keselamatan ITK.

Sebanyak 52 mahasiswa didampingi delapan dosen mengikuti kegiatan tersebut. Rombongan diterima Assistant Manager Safety HSSE Zona 10 PHKT, Enos Parubak, bersama sejumlah praktisi Departemen HSSE Zona 10, yakni Analyst Process Safety Lugman Amin Hanafi, Analyst Occupational Safety Manangga Garukumara Barwindar, serta HSSE Officer Destri Hanowo.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan PHKT, wilayah kerja, serta aktivitas operasional perusahaan. Mereka juga mendapat pemahaman mengenai penerapan keselamatan dalam kegiatan hulu migas, mulai dari pengendalian bahaya, keandalan fasilitas, pengelolaan perubahan hingga kesiapan operasional.

Tidak hanya menerima pemaparan, mahasiswa juga berdiskusi langsung dengan para praktisi PHKT. Interaksi tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan kondisi dan tantangan nyata di lingkungan industri.

Salah satu peserta INSPIRE, Muhammad Haydan, mengatakan kunjungan tersebut memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai dunia kerja di industri migas.

“Kegiatan ini sangat berdampak bagi kami karena memberikan gambaran yang aktual dan faktual mengenai bagaimana ilmu yang kami pelajari di perkuliahan diterapkan langsung di lapangan kerja, khususnya terkait aspek keselamatan kerja,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan di darat, tetapi juga memberikan wawasan mengenai aktivitas industri migas di lepas pantai.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari aktifnya peserta mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan para praktisi. Berbagai pengalaman yang dibagikan menjadi tambahan perspektif mengenai pentingnya keselamatan kerja di lingkungan industri dengan karakteristik dan tingkat risiko yang beragam.

Pembina Kemahasiswaan ITK, Anis Rohmana Malik, berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk memperluas wawasan sebelum memasuki dunia kerja.

“Harapannya, melalui kegiatan ini mahasiswa dapat memperoleh banyak ilmu dan pengalaman yang sebelumnya mungkin hanya disampaikan melalui pembelajaran di kelas. Karena itu, kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Sementara itu, Head Communication Relations & CID Zona 10 PHKT, Elis Fauziyah, mengatakan kunjungan industri menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pengembangan pendidikan sekaligus memperkenalkan dunia industri hulu migas kepada generasi muda.

“Di PHKT, kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan di bidang pendidikan bagi masyarakat, termasuk memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat industri hulu migas,” jelas Elis.

Ia menambahkan, interaksi langsung antara mahasiswa dan praktisi dapat memberikan gambaran yang lebih konkret mengenai posisi keselamatan sebagai bagian penting dalam setiap aktivitas operasi hulu migas.

“Kegiatan INSPIRE yang kami dukung menjadi ruang belajar dua arah. Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dari dunia industri, sementara praktisi PHKT berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada generasi muda,” pungkasnya.

PT PHKT merupakan salah satu anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di Zona 10 yang mengelola operasi dan bisnis hulu migas di Wilayah Kerja Kalimantan Timur dan Attaka, Kalimantan Timur.

Sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) bagi pemerintah Indonesia yang diwakili SKK Migas, PHKT bersama anak perusahaan dan afiliasi PHI lainnya terus menjalankan inovasi dan penerapan teknologi untuk mendukung kegiatan operasi yang selamat, efisien, andal, patuh, dan ramah lingkungan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *