by

Perkuat Deteksi Dini Stunting, Pertamina RU V Serahkan Antropometri Kit ke Empat Posyandu

-Kota Balikpapan-
Post View : 215

BALIKPAPAN – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit (RU) V Balikpapan menyalurkan bantuan alat kesehatan atau antropometri kit kepada empat Posyandu di Kelurahan Baru Ilir melalui Program Kaliandra (Kampung Baru Ilir Mandiri, Indah dan Sejahtera). Bantuan ini ditujukan untuk memperkuat pelayanan kesehatan dasar, khususnya bagi bayi, balita, dan lansia.

Bantuan tersebut diserahkan di halaman Puskesmas Baru Ilir, Rabu (7/10/2026). Peralatan yang diberikan meliputi timbangan bayi digital, timbangan dewasa digital, tensimeter digital, alat pemeriksaan gula darah, kolesterol dan asam urat, stik pemeriksaan, serta termometer digital.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT PPN RU V Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kami percaya bahwa akses terhadap layanan kesehatan yang memadai merupakan fondasi utama dalam mendukung tumbuh kembang bayi dan balita yang sehat sebagai generasi penerus bangsa,” tutur Dodi.

Menurutnya, penguatan layanan kesehatan dasar diperlukan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih optimal. Ketersediaan peralatan yang memadai juga membantu kader Posyandu melakukan pemantauan dan pendataan tumbuh kembang balita secara tepat dan akurat.

Data hasil pengukuran tersebut menjadi salah satu dasar untuk mendeteksi risiko gangguan pertumbuhan sejak dini, sekaligus mendukung upaya penurunan prevalensi stunting di Kota Balikpapan. Selain kesehatan anak, bantuan ini juga diharapkan menunjang pemeriksaan kesehatan lansia.

Pimpinan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Baru Ilir, Erika, mengapresiasi dukungan Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan. Ia menilai bantuan tersebut penting untuk memperkuat peran kader Posyandu, terutama dalam mendukung upaya penanganan stunting di wilayah Baru Ilir.

“Bantuan alat antropometri kit balita bermanfaat bagi kader untuk menurunkan prevalensi stunting karena merupakan bentuk intervensi dini. Bantuan juga harus dimanfaatkan dengan baik sehingga mutu pelayanan kepada warga dapat berjalan secara optimal,” tegas Erika.

Ia menekankan pentingnya pemantauan status gizi balita secara berkala melalui penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan sesuai standar. Pemantauan tersebut membantu mendeteksi lebih awal kemungkinan gangguan pertumbuhan sehingga tindak lanjut dapat dilakukan dengan tepat.

Posyandu bersama puskesmas memiliki peran strategis dalam stimulasi, deteksi dini, dan intervensi terhadap tumbuh kembang anak. Karena itu, dukungan peralatan kesehatan diharapkan dapat membantu kader memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Apresiasi juga disampaikan salah satu kader Posyandu, Jamri. Ia menyebut bantuan tersebut menjadi tambahan dukungan bagi kader dalam menjalankan pelayanan kesehatan di lingkungan warga.

“Terima kasih Pertamina atas bantuan antropometri yang diberikan. Bantuan yang diberikan ini membuat kami lebih semangat melayani warga kami,” ucap Jamri.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga. Program tersebut sejalan dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ketiga, yakni Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Melalui Program Kaliandra, PPN RU V Balikpapan berharap dukungan fasilitas kesehatan ini dapat memperkuat pelayanan Posyandu, meningkatkan pemantauan tumbuh kembang balita, serta mendorong upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di Kelurahan Baru Ilir.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *