BALIKPAPAN – Suasana Pelatihan Jurnalistik yang digelar Media Online Poskotakaltimnews.com di SMAN 4 Balikpapan Selatan, Selasa (29/9/2026), mendadak berubah lebih riuh.
Setelah para siswa menyimak pemaparan mengenai dasar-dasar jurnalistik, teknik menulis berita dan pentingnya kemampuan memilah informasi di era digital, perhatian mereka kembali tertuju ke depan ruangan.
Kali ini bukan lagi soal teori jurnalistik. Tim Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) menghadirkan sesi kuis dan tanya jawab yang membuat puluhan siswa antusias mengangkat tangan.
Pertanyaan-pertanyaan ringan hingga yang berkaitan dengan materi pelatihan dilemparkan kepada para peserta. Siswa yang mampu menjawab dengan tepat mendapatkan hadiah hiburan yang telah disiapkan PHKT.
Sontak, suasana aula menjadi lebih hidup. Tangan-tangan siswa berebut terangkat. Ada yang langsung percaya diri menjawab, ada pula yang masih berpikir sembari menunggu kesempatan.
Puluhan hadiah hiburan yang disiapkan PHKT menjadi pemantik semangat siswa untuk kembali mengingat materi yang baru saja mereka dapatkan.
Dukungan PHKT dalam kegiatan tersebut tidak hanya hadir melalui bantuan penyelenggaraan, tetapi juga diwujudkan dalam aktivitas yang melibatkan siswa secara langsung.
Kuis dan tanya jawab menjadi cara sederhana untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif. Siswa tidak hanya duduk mendengarkan materi, tetapi juga diajak berani menyampaikan jawaban dan berpartisipasi aktif.
Bagi sebagian siswa, hadiah mungkin menjadi kejutan yang menyenangkan. Namun, pengalaman tampil menjawab pertanyaan di hadapan teman-teman menjadi bagian lain yang tak kalah penting.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari SKK Migas dan PHKT sebagai bagian dari sinergi dalam mendorong penguatan literasi, khususnya kemampuan generasi muda dalam memahami dan menyikapi derasnya arus informasi digital.
Di tengah banjir informasi di media sosial, kemampuan jurnalistik menjadi bekal penting bagi pelajar. Mereka tidak hanya dituntut mampu menulis, tetapi juga memahami fakta, melakukan verifikasi, menyusun informasi secara benar dan bertanggung jawab.
Dari ruang kelas SMAN 4 Balikpapan Selatan, pelatihan itu pun tidak berhenti pada teori.
Ada keberanian yang dilatih ketika siswa mengangkat tangan. Ada rasa percaya diri ketika mereka menjawab pertanyaan. Dan ada kegembiraan ketika jawaban yang diberikan benar dan sebuah hadiah hiburan berpindah ke tangan mereka.
Dukungan PHKT melalui puluhan hadiah sederhana itu akhirnya menjadi bagian dari cerita lain dalam pelatihan jurnalistik: belajar bisa serius, tetapi tidak harus selalu tegang.








Comment