BALIKPAPAN – Cuaca panas yang melanda Kota Balikpapan hampir sebulan terakhir mendapat perhatian Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman. Ia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko dehidrasi dan gangguan kesehatan akibat paparan sinar matahari secara langsung.
Yono meminta warga tidak menganggap sepele kondisi cuaca panas yang berlangsung cukup lama. Menurutnya, masyarakat perlu menjaga kondisi tubuh dengan memastikan kebutuhan cairan tetap terpenuhi serta mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak.
“Masyarakat diminta lebih memperhatikan kondisi tubuh dan menghindari paparan sinar matahari secara langsung agar terhindar dari dehidrasi. Kalau harus beraktivitas di luar ruangan, pastikan tubuh tetap terhidrasi,” ujar Yono Suherman, Selasa (18/8/2026).
Ia juga mengimbau warga yang harus beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan perlindungan seperti topi atau payung. Langkah sederhana tersebut dinilai dapat membantu mengurangi dampak paparan sinar matahari.
Selain menjaga kecukupan cairan, Yono mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan asupan makanan. Konsumsi makanan bergizi, termasuk memperbanyak buah dan sayuran, penting untuk membantu menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca panas.
“Jangan menunggu tubuh terasa lemas atau haus baru minum. Kebutuhan cairan harus dijaga sebelum dan selama beraktivitas, terutama bagi masyarakat yang banyak bekerja di luar ruangan,” jelasnya.
Politisi Partai NasDem itu juga memberikan perhatian khusus kepada warga yang berjualan bahan bakar minyak (BBM) di pinggir jalan. Menurutnya, kondisi kemarau dan cuaca panas yang berlangsung sekitar satu bulan membutuhkan kewaspadaan ekstra karena berkaitan dengan keselamatan.
“Bagi penjual BBM di pinggir jalan, saya juga mengingatkan agar lebih berhati-hati. Kondisi cuaca panas dan kemarau seperti sekarang harus menjadi perhatian agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan,” tegasnya.
Yono berharap masyarakat Balikpapan dapat meningkatkan kewaspadaan selama cuaca panas masih berlangsung. Menurutnya, menjaga kesehatan dan keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, terutama ketika kondisi cuaca berpotensi meningkatkan risiko dehidrasi maupun kebakaran.
Ia pun mengajak warga mengatur waktu aktivitas, memperbanyak minum air putih, menggunakan pelindung saat berada di bawah terik matahari, serta segera beristirahat apabila kondisi tubuh mulai terasa tidak nyaman.








Comment