by

H. Basir : Manasik Umroh PT Wahyu Abadi Wisata, Bekal Komplet Menuju Tanah Suci

Balikpapan – PT Wahyu Abadi Wisata kembali melaksanakan kegiatan manasik umroh sebagai pembekalan wajib bagi jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Digelar di Kantor Pusat PT Wahyu Abadi Wisata, BDS I Balikpapan Selatan, pada Jumat (14/11/2025), kegiatan ini diikuti puluhan peserta yang hadir dengan antusiasme tinggi.

CEO PT Wahyu Abadi Wisata, Ir. H. Ahmad Basir, menjelaskan bahwa manasik merupakan tahapan krusial yang tidak bisa dilewatkan jelang keberangkatan pada 15 November 2025. Menurutnya, manasik bukan sekadar mempelajari tata cara ibadah, tetapi juga memahami dinamika perjalanan umroh yang akan dijalani jamaah.

“Manasik ini bukan hanya mempelajari tata cara ibadah yang benar, tetapi juga memahami kondisi perjalanan agar ibadah dapat dijalankan dengan khusyuk, aman, dan nyaman,” ujarnya.

Dalam sesi manasik, pembimbing memberikan penjelasan rinci mengenai rangkaian ibadah—mulai dari niat ihram, tawaf, sa’i, hingga tahallul. Peserta juga mengikuti simulasi langsung, termasuk praktik gerakan tawaf dan jalur sa’i. Pendekatan praktik ini dianggap penting untuk membantu jamaah, terutama yang baru pertama kali berangkat ke Makkah.

H. Basir menegaskan bahwa pemahaman teknis seperti ini memudahkan jamaah agar tidak kebingungan saat melaksanakannya di Masjidil Haram.

Selain teknis ibadah, manasik juga memuat edukasi kesehatan. Jamaah diingatkan untuk menjaga stamina, membawa obat-obatan pribadi, serta menjaga pola makan selama berada di Arab Saudi. Mereka juga dibimbing mengenai penggunaan fasilitas hotel, layanan konsumsi, dan mekanisme transportasi rombongan.

Koordinasi menjadi poin penting yang terus ditekankan, terutama karena mobilitas jamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sangat tinggi. Dengan komunikasi yang optimal, risiko jamaah terpisah dapat diminimalkan.

Manasik umroh tak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga membangun kesiapan mental dan spiritual. Dengan bekal yang matang, jamaah diharapkan lebih tenang dan fokus dalam menjalankan rangkaian ibadah.

H. Basir berharap seluruh jamaah dapat memahami setiap tahapan ibadah sesuai tuntunan syar’i dan sunnah Nabi Muhammad SAW. Ia juga menekankan pentingnya memenuhi lima kepastian perjalanan umroh yang disebut sebagai “5P”, yaitu:

Pasti Travelnya Berizin

Pasti Visanya

Pasti Terbangnya

Pasti Jadwalnya

Pasti Hotelnya

“Kami berharap kegiatan ini dapat menyegarkan kembali pemahaman jamaah, baik yang sudah pernah umroh maupun yang baru pertama kali melaksanakan ibadah,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *